Stories

Interior Designer dan Interior Decorator

Saat ini desain rumah dan interiornya sangat bervariasi. Rumah bukan hanya dijadikan tempat tinggal, tetapi juga sebagai identitas atau karakter dari pemiliknya. Untuk mendapatkan hunian yang sesuai dengan keinginan kita, maka diperlukan desainer interior dan juga desainer decorator.

Desain interior adalah proses penyusunan dan penciptaan elemen-elemen interior agar menjadi suatu kesatuan yang saling berkaitan untuk mencapai tujuan tertentu pada aspek estetis, keamanan dan kenyamanan ruangan.

 

Pengertian diatas diperkuat oleh pernyataan Suptandar (1995: 11) bahwa desain interior adalah ilmu atau cara pengaturan ruangan, sehingga memenuhi persyaratan untuk memperoleh kenyamanan, kepuasan kebutuhan fisik dan spiritual serta keamanan bagi pemakainya tanpa mengabaikan faktor estetika.

 

Banyak orang mengira ‘interior designer’ dan ‘interior decorator’  itu sama saja. Padahal kedua profesi ini cukup berbeda.  Ini bukan sekedar perbedaan terminologi, tetapi fokus pelayanan yang diberikan keduanya juga berbeda.

 

Siapakah interior designer itu?

Ada banyak aspek khusus dalam bangunan atau ruang yang perlu didesain mendetail. Biasanya, arsitek sebagai perancang bangunan akan meminta bantuan desainer khusus untuk merancang setiap bagian ruang dengan sedetail mungkin. Arsitek perlu bantuan interior designer, arsitek lanskap, desainer pencahayaan, dan desainer khusus lainnya.

 

Lingkup kerja interior designer biasanya berfokus pada satu ruang atau satu bagian ruang saja untuk memberikan kesan khusus pada ruang atau bagian ruang itu. Interior designer berperan untuk menciptakan area fungsional, aman,  nyaman, efisien, dan estetis yang mendukung fungsi ruang itu.

 

Para interior designer   mempelajari dan mengaplikasikan kemampuan detailnya tentang:

  • desain pencahayaan
  • jenis, sifat, tekstur, dan warna bahan, serta pemanfaatannya
  • teori dan sejarah desain
  • sistem dan teknologi bangunan
  • desain yang tahan lama dan tidak ketinggalan zaman
  • desain yang bermanfaat dan mudah diakses
  • manajemen proyek
  • Kode dan standar yang berlaku di wilayah atau negara masing-masing

 

Para interior designer juga mampu berkomunikasi baik dengan profesional lain di bidang yang berkaitan,  mulai dari arsitek sampai pedagang kain di pasar grosir. Kemampuan ini sangat diperlukan agar semua ide desain dapat terimplementasi dengan baik dan optimal.

Siapakah interior decorator?

 

Hal yang dipelajari dan dikerjakan para interior decorator  memang mirip dengan interior designer. Namun, pekerjaan mereka tidak berhubungan dengan memindahkan dinding, penginstalasian, atau perencanaan sistem keamanan dan utilitas. Para interior decorator benar-benar fokus untuk mendekorasi elemen arsitektur yang memang sudah ada.  Interior decorator adalah para spesialis estetika, dan biasanya bergelar diploma.

Interior designer  adalah sarjana lulusan desain interior.  Pekerjaan mereka berhubungan dengan semua aspek yang berkaitan dengan interior, agar semua elemen ruang tepat perletakannya,  saling menyatu, dan bermanfaat secara optimal.

 

Interior decorator  adalah diploma lulusan desain. Pekerjaan mereka adalah mempercantik interior ruang yang sudah ada (tidak membongkar, menambah, atau mengurangi struktur ruangan) dan berhubungan dengan pengecatan dan pelapisan furnitur, dinding, dan lantai, serta bahan kain.

 

Dari informasi diatas dalam sebuah rumah itu ada beberapa profesi yang sangat berhubungan, selain arsitek ternyata ada interior designer dan interior decorator. Di tanganketiga bukan hanya menjual furniture, tapi juga menyediakan jasa desain interior beserta dekorasinya. Jadi anda bisa mewujudkan rumah impian anda di satu tempat, karena kita your unique décor partner.

 

Dikutip dari berbagai sumber.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *