Tips & Trick

Furniture Rumah Tahan Banjir

Musim penghujan telah tiba. Selama beberapa hari ini, memang matahari seolah bersembunyi malu di balik awan. Hampir tiap daerah di Indonesia selalu dihujani air dengan intensitas tertentu setiap hari. Ada yang hanya gerimis dan hujan lebat sesaat atau gerimis dan hujan lebat dalam waktu cukup lama. Akibatnya masyarakat harus mulai bersiap siaga menghadapi berbagai kemungkinan terburuk dari musim hujan ini, yaitu banjir.

Banjir sepertinya masih enggan menjauh dari kehidupan masyarakat Indonesia. Terutama di daerah ibu kota yaitu Jakarta. Di mana setiap tahun pasti ada saja kasus banjir yang terjadi karena berbagai faktor. Mulai dari hujan lebat yang terus menerus, tanggul air jebol, hingga meluapnya kali dan sungai. Setelah banjir surut, sudah bukan hal yang aneh lagi jika interior rumah mengalami kerusakan. Mulai dari perabotan, dinding, hingga barang-barang elektronik yang terendam.

Apabila kamu tinggal di daerah rawan banjir, mungkin sudah sering merasakan interior rumah mengalami kerusakan. Untuk meminimalisir kerusakan tersebut, sebenarnya ada lho sejumlah tips yang bisa diterapkan hingga rumah menjadi lebih ramah banjir. Apa saja tips-tersebut?

1.      Pilihlah material yang terbuat dari aluminium untuk rumah kamu

Material alumunium ini merupakan material yang tidak menyerap air. Sehingga jika terkena air tidak akan mudah lapuk seperti kayu. Material aluminium merupakan furniture tahan banjir yang bagus. Diantaranya memiliki kelebihan harga yang jauh lebih murah dibanding dengan kayu, kualitas yang tahan lama, dan tidak mengalami perubahan bentuk meskipun perubahan pada cuaca. Salah satunya dengan memilih kusen dan pintu rumah kamu dengan aluminium. Bahan aluminium terhadap kusen ini tidak akan mudah dimakan oleh rayap dan menimbulkan jamur, karena rayap atau jamur tidak akan hidup pada aluminium. Namun kamu tidak perlu khawatir, sekarang furniture aluminium sudah bisa diaplikasikan pada bangunan yang bergaya minimalis ataupun etnik. Furniture terbuat dari aluminium ini juga memiliki perawatan yang mudah dan system pemasangannya.

2.      Pilih furniture dengan tambahan roda

Furniture dengan ukuran besar bisa diaplikasikan sebagai furniture tahan banjir. Salah satunya dengan almari atau cabinet besar. Almari atau cabinet besar dapat diberikan tambahan aksen roda pada bagian bawah lemari. Hal ini memudahkan kamu untuk dapat dengan mudah dipindahkan jika suatu waktu banjir datang.  Fungsi roda sendiri sebagai lamat untuk memudahkan mobilisasi. Jadi kamu tidak perlu membutuhkan tenaga untuk mengangat barang-barang kamu.

3.      Pilihlah Material besi atau berbahan stainless steel

 

Supaya lebih awet dan tahan terhadap genangan air banjir, pilih perabotan berbahan besi anti karat (stainless), plastik, atau kayu solid. Perabotan berbahan besi stainless tahan diterpa air. Biasanya perabotan ini digunakan pada meja, kursi, kitchen set, atau tempat tidur. Bagian pintu pun sebaiknya diganti dengan bahan plastik dan aluminium. Apabila ada bujet lebih, memilih kayu jati juga merupakan pilihan tepat. Sebab, selain lebih cantik secara estetika, kayu jati juga memiliki daya tahan yang kuat terhadap air.

Material furniture besi atau berbahan stainless steel pada pilihan tempat tidur atau meja makan bisa digunakan karena selain sebagai furniture tahan banjir juga memiliki kelebihan tahan terhadap gempuran air hujan. Namun juga berikan lapisan pelindung seperti waterproofing khusus agar tidak mudah rusak.

4.      Hindari pilihan furniture terbuat dari spons

Untuk kamu yang tidak ingin salah dalam memilih furniture sebaiknya hindari penggunaan spons pada furniture rumah. Karena material spons mudah menyerap air dan lumpur. Sehingga spons yang sudah kotor tersebut akan sulit untuk dibersihkan. Spons bisa kamu gunakan dengan menambahkan pelindung sebagai penopang yang tinggi dan aman.

5.      Hindari Pilihan furniture terbuat dari bahan MDF

Furniture tidak tahan banjir yang lainnya adalah MDF atau Medium Density Fiberfoard sejenis kayu lapis yang terbuat dari leburan kayu yang kemudian direkatkan dengan sejenis lilin. Furniture dari bahan ini memiliki kelebihan antara lain serat kayu yang halus, dan sangat kuat. Sehingga MDF jenis ini sangat rentan terhadap air banjir Karena memiliki pori-pori besar sehingga mudah menyerap air dan mudah rusak.

6.      Pilih rak dan lemari dengan celah di bagian bawah

Kamu akan kesulitan membersihkan sisa banjir di sela-sela bawah rak dan lemari. Mau tak mau, kamu harus memindahkan rak dan lemari tersebut, baru membersihkan lantai. Supaya lebih mudah, pilih rak dan lemari berkaki dengan celah di bagian bawah sehingga lebih mudah disapu dan dipel.

7.      Ubah posisi stop kontak di atas pinggang orang dewasa

Posisi stop kontak biasanya berada di bawah. Ketika banjir datang, hal ini tentu sangat berbahaya bagi penghuni rumah. Apabila kamu berniat untuk merenovasi rumah, sebaiknya pertimbangkan untuk memasang stop kontak dengan posisi di atas pinggang orang dewasa. Jika tak memungkinkan untuk diubah, ganti stop kontak dengan versi tutup. Selain lebih ramah banjir, stop kontak seperti ini juga aman untuk kamu yang punya anak.

8.      Gunakan cat waterproof

Cat waterproof berfungsi untuk melindungi dinding kamar mandi atau basement dari kebocoran, maupun dari kelembaban yang berlebihan. Ketika diaplikasikan pada dinding semen di ruang bawah tanah maka cat ini akan membantu mengatasi rembesan air dan menjaga pondasi rumah dari kerusakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *